Membuat Website Itu Mudah (Bagian XII – Form)

Index pada bagian ini :

1. Membuat Form.
2. Membuat Text Field.

3. Membuat Password Field.

4. Menambahkan Button.

5. Membuat Check Box.

6. Membuat Selection Menu.

7. Membuat Selection List.

8. Membuat Hidden Field.

9. Membuat File Field.

Membuat Form

Form adalah bagian dari HTML yang digunakan oleh pihak pengelola untuk menghasilkan respon dari para penggunanya. Ha ini tentu menjadi sangat bermanfaat bagi pemilik website karena ia bisa mendapatkan informasi berharga dari para penggunanya. Data-data yang diharapkan untuk diisi oleh user dibuat dalam bentuk kotak teks kosong yang bisa diisi oleh pengunjung atau bisa pula berupa beberapa pilihan. Dengan satu tombol “submit” data tersebut kemudian dikirimkan oleh pengunjung ke tempat yang telah ditentukan. Pemilik website dapat menentukan ke mana aliran data tersebut akan ditampung: e-mail atau ke database. Untuk itu diperlukan halaman yang berisi script pemrograman yang dapat mengirimkan data (HTML tidak dapat melakukannya). Script ditulis dalam bahasa yang dapat berhubungan dengan server, seperti ASP, PHP, CGI, PERL, dan sebagainya. Oleh karena itu, jika Anda ingin dapat menampung data yang diberikan oleh pengunjung, maka mempelajari script pemrograman adalah satu keharusan.

PHP adalah salah satu contoh bahasa pemrograman yang cukup mudah untuk dipelajari dan memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya: dikenal luas oleh internet programmer seluruh dunia sehingga banyak server menyediakan dukungan terhadap halaman yang ditulis dengan PHP, struktur bahasanya yang mirip dengan bahasa javascript sehingga Anda dapat mempelajari syntax pemrograman yang secara umum memiliki kemiripan, dikenal sebagai bahasa pemrograman yang handal, dikenal stabil untuk berhubungan dengan database MySQL, dan open source tak perlu membayar sepeserpun.

Nah, sekarang mari kita coba untuk membuat form. Hal yang pertama harus kita ketahui adalah bahwa Form dibuka dan ditutup dengan Tag <form> dan </form>. Di dalam Tag <form> ini Anda harus menuliskan atribut action dan method sebagai cara untuk mengirimkan data yang ada di dalam form tersebut. Nilai dari atribut action adalah nama file, sedangkan nilai pada method dapat dipilih GET atau POST. Contohnya adalah sebagai berikut:

<html>
  <head>
     <title>Membuat Form</title>
  </head>
  <body>
     <form action="salam.php" method="POST">
        Isi Form
     </form>
  </body>
</html>

Membuat Text Field

Form input yang paling sering dipergunakan dalam HTML adalah Text Field. Contoh yang paling lazim adalah ketika kita diminta untuk mengetikkan nama dan password pada penyedia jasa layanan e-mail, atau mengetikkan kata tertentu pada mesin pencari. Dengan menyediakan Text Field, maka pengunjung dapat dengan bebas mengetikkan sesuatu di dalamnya.

<html>
  <head>
     <title>Membuat Form</title>
  </head>
  <body>
     <form action="salam.php" method="POST">
        Nama : <input type="text" name="nama_depan">
        email : <input type="text" name="email">
     </form>
  </body>
</html>

Dengan cara yang sama Anda dapat meminta pengunjung untuk mengisi form Nama dan Alamat e-mail yang ditampilkan pada browser sebagai berikut : membuat-form_01

Membuat Password Field

Password field adalah kotak tempat dituliskan password seperti yang biasa kita pergunakan pada layanan email. Mirip dengan text field, password field adalah menghasilkan teks tetapi tampilannya disembunyikan dan diganti dengan tanda lingkaran kecil. Membuat password field sama dengan membuat text field, yakni dengan menambahkan Tag <input>. Nilai atribut type adalah password.

Untuk mengatur jumlah karakter yang ditampilkan dan jumlah karakter yang dapat diketikkan, gunakan atribut size dan maxlength. Contohnya adalah sebagai berikut:

<html>
 <head>
  <title>Membuat Form</title>
 </head>
 <body>
  <table border="1">
   <tr>
    <td align="right">
     <form action="salam.php" method="post">

       Nama : <input type="text" name="nama_depan" size="20" maxlength="20"><br>
       Password : <input type="password" name="password" size="20" maxlength="20">

     </form>
    </td>
   </tr>
  </table>
 </body>
</html>

Pada browser akan ditampilkan sebagai berikut :
membuat-form_02

Menambahkan Button

Button atau Tombol dibutuhkan untuk mengirimkan data yang sudah diketikkan oleh pengunjung. Ada dua jenis tombol yang bisa dipergunakan, yakni tombol “submit” dan “reset”. Tombol submit adalah untuk mengirimkan data ke alamat yang disebutkan dalam atribut action pada tag <form>, sedangkan tombol “reset” dipergunakan untuk mengosongkan kembali isi form. Contohnya adalah sebagai berikut:

<html>
 <head>
  <title>Membuat Form</title>
 </head>
 <body>
  <table border="1">
   <tr>
    <td align="right">
     <form action="salam.php" method="post">
       Nama : <input type="text" name="nama_depan" size="20" maxlength="20"><br>
       Password : <input type="password" name="password" size="20" maxlength="20"><br>

       <input type="submit" name="login" value="Login">
       <input type="reset" name="reset" value="Reset">
     </form>
    </td>
   </tr>
  </table>
 </body>
</html>

Pada browser akan ditampilkan sebagai berikut :
membuat-form_03

Membuat Text Area

Text Area adalah input text yang terdiri atas beberapa baris text. Text Area dipergunakan bagi pengunjung untuk mengetikkan kalimat demi kalimat yang jumlahnya bisa sangat banyak. Contoh yang paling umum adalah kotak untuk komentar. Button atau Tombol dibutuhkan untuk mengirimkan data yang sudah diketikkan oleh pengunjung. Text Area dibuat dengan menggunakan Tag <textarea>. Atribut yang bisa ditambahkan adalah:

  • name sebagai nama variable yang menampung text yang
    diketikkan oleh pengunjung.
  • cols untuk menentukan lebar textarea.
  • rows untuk menentukan jumlah baris yang ditampilkan.
  • wrap untuk menampilkan seluruh text di dalam kotak textarea.
  • Contoh penggunaan textarea adalah sebagai berikut:

    <html>
     <head>
      <title>Membuat Form</title>
     </head>
     <body>
      <table border="0">
       <form action="salam.php" method="post">
        <tr>
          <td align="right">Nama</td>
          <td>:</td>
          <td><input name="nama_depan" type="text" size="20" maxlength="20" /></td>
        </tr>
        <tr>
          <td align="right">e-mail</td>
          <td>:</td>
          <td><input name="email" type="text" size="20" maxlength="20" /></td>
        </tr>
        <tr>
          <td align="right" valign="top">Komentar</td>
          <td valign="top">:</td>
          <td><textarea name="komentar" cols="30" rows="10" wrap="virtual">
            </textarea></td>
        </tr>
        <tr>
          <td align="right">&nbsp;</td>
          <td align="right">&nbsp;</td>
          <td><input type="submit" name="submit" value="Submit" />
            <input type="reset" name="reset" value="Reset" /></td>
        </tr>
       </form>
      </table>
     </body>
    </html>

    Pada browser akan ditampilkan sebagai berikut :membuat-form_04

    Membuat Radio Button

    Radio Button adalah tombol input yang salah satunya dapat dipilih oleh pengunjung. Disebut Radio Button karena fungsinya mirip dengan tombol yang ada pada radio zaman dahulu, jika salah satu tombol ditekan, maka tombol yang lainnya akan mati. Radio Button dibuat dengan menuliskan Tag <input type=”radio”>. Atribut yang bisa ditambahkan adalah:

    • name sebagai nama variable yang menampung pilihan pengunjung.
    • value sebagai nilai pada variable yang disebutkan pada atribut name.
    • checked sebagai penanda bahwa tombol ini aktif.

    Contoh penggunaan Radio Button adalah sebagai berikut:

    <html>
     <head>
      <title>Membuat Form</title>
     </head>
     <body>
      <table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" bgcolor="#000000">
       <tr>
        <td>
         <table border="0" bgcolor="#FFFFFF">
          <form action="salam.php" method="post">
            <tr>
              <td align="right">Nama</td>
              <td>:</td>
              <td><input name="nama" type="text" size="20" maxlength="20" /></td>
            </tr>
            <tr>
              <td align="right">Gender</td>
              <td>:</td>
              <td><input name="gender" type="radio" value="Pria" checked="checked" />
                Pria
                <input name="gender" type="radio" value="Wanita" />
                Wanita</td>
            </tr>
            <tr>
              <td align="right">&nbsp;</td>
              <td align="right">&nbsp;</td>
              <td><input type="submit" name="submit" value="Submit" />
                  <input type="reset" name="reset" value="Reset" /></td>
            </tr>
          </form>
         </table>
        </td>
       </tr>
      </table>
     </body>
    </html>

    Pada browser akan ditampilkan sebagai berikut :membuat-form_05

    Membuat Check Box

    Check Box adalah pilihan yang dapat di-klik oleh pengunjung. Pilihan ini berupa tombol yang berdiri sendiri, sifatnya berupa toggle: on jika di-klik dan off jika di-klik kembali. Check Box disediakan bagi pengunjung untuk dapat memilih apapun yang disukainya. Check Box ditulis dengan Tag <input type=”checkbox”>. Atribut yang bisa ditambahkan adalah:

    • name sebagai nama variable yang menampung pilihan pengunjung.
    • value sebagai nilai pada variable yang disebutkan pada atribut name.
    • checked sebagai penanda bahwa tombol ini aktif.

    Contoh penggunaan Check Box adalah sebagai berikut:

    <html>
     <head>
      <title>Membuat Form</title>
     </head>
     <body>
      <table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" bgcolor="#000000">
       <tr>
        <td>
         <table border="0" cellpadding="5" cellspacing="0" bgcolor="#FFFFFF">
          <form action="salam.php" method="post">
            <tr>
              <td align="right">Nama : </td>
              <td>
                <input name="nama" type="text" size="20" maxlength="20" /></td>
              <td></td>
            </tr>
            <tr bgcolor="#FFFFCC">
              <td align="right" valign="top">Minat :</td>
              <td valign="top">
                <input type="checkbox" name="minat1" value="membaca" />
                 Membaca<br />
                <input type="checkbox" name="minat2" value="travelling" />
                 Travelling<br />
                <input type="checkbox" name="minat3" value="komputer" />
                 Komputer<br />
                <input type="checkbox" name="minat4" value="melukis" />
                 Melukis<br />
                <input type="checkbox" name="minat5" value="fotografi" />
                 Fotografi <br /></td>
              <td valign="top">
                <input type="checkbox" name="minat6" value="memasak" />
                 Memasak<br />
                <input type="checkbox" name="minat7" value="olahraga" />
                 Olah Raga<br />
                <input type="checkbox" name="minat8" value="berkebun" />
                  Berkebun<br />
                <input type="checkbox" name="minat9" value="musik" />
                  Musik <br />
                <input type="checkbox" name="minat10" value="lainnya" />
                  Lainnya </td>
            </tr>
            <tr>
              <td align="right"></td>
              <td><input type="submit" name="submit" value="Submit" />
                <input type="reset" name="reset" value="Reset" /></td>
              <td></td>
            </tr>
          </form>
         </table>
        </td>
       </tr>
      </table>
     </body>
    </html>

    Pada browser akan ditampilkan sebagai berikut :membuat-form_06

    Membuat Selection Menu

    Selection Menu adalah pilihan yang berupa menu dropdown, yakni menu yang hanya ditampilkan satu baris, namun ketika dipilih muncul deretan ke bawah yang bisa dipilih salah satunya saja. Selecton Menu ditulis dengan Tag <select name=”nama_variabel”>. Selanjutnya menuliskan list pilihan dalam tag <option>. Atribut yang bisa ditambahkan adalah:

    • name sebagai nama variable yang menampung pilihan pengunjung.
    • value sebagai nilai pada variable yang disebutkan pada atribut name.
    • selected sebagai penanda bahwa pilihan ini aktif.

    Contoh penggunaan Selection Menu adalah sebagai berikut:

    <html>
     <head>
      <title>Membuat Form</title>
     </head>
     <body>
      <table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" bgcolor="#000000">
       <tr>
        <td>
         <table border="0" cellpadding="5" cellspacing="0" bgcolor="#FFFFFF">
          <form action="salam.php" method="post">
           <tr>
            <td align="right">Nama : </td>
            <td><input name="nama" type="text" size="20" maxlength="20" /></td>
           </tr>
           <tr bgcolor="#FFFFCC">
            <td align="right" valign="top">Pendidikan : </td>
            <td valign="top">
                 <select name="select">
                   <option selected="selected">- Pilih -</option>
                   <option value="SD">SD</option>
                   <option value="SMP">SMP</option> 
                   <option value="SMA">SMA</option>
                   <option value="D3">D3</option>
                   <option value="S1">S1</option>
                   <option value="S2">S2</option>
                   <option value="S3">S3</option>
                 </select>
            </td>
           </tr>
           <tr>
            <td align="right"></td>
            <td><input type="submit" name="submit" value="Submit" />
             <input type="reset" name="reset" value="Reset" /></td>
           </tr>
          </form>
         </table>
        </td>
       </tr>
      </table>
     </body>
    </html>

    Pada browser akan ditampilkan sebagai berikut :membuat-form_07

    Membuat Selection List

    Selection List adalah pilihan yang berupa dropdown list, yakni menu yang hanya ditampilkan satu baris, namun ketika dipilih muncul deretan ke bawah yang bisa dipilih. Mirip dengan Selection Menu, namun pengunjung dapat memilih beberapa menu sekaligus. Selecton List ditulis dengan Tag <select name=”nama_variabel”>. Selanjutnya menuliskan list pilihan dalam tag <option>. Atribut yang bisa ditambahkan adalah:

    • name sebagai nama variable yang menampung pilihan pengunjung.
    • size untuk menentukan berapa baris menu list akan ditampilkan.
    • multiple untuk menentukan bahwa pengunjung dapat menandai beberaa pilihan sekaligus
    • value sebagai nilai pada variable yang disebutkan pada atribut name.
    • selected sebagai penanda bahwa pilihan ini aktif.

    Contoh penggunaan Check Box adalah sebagai berikut:

    <html>
     <head>
      <title>Membuat Form</title>
     </head>
     <body>
      <table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" bgcolor="#000000">
       <tr>
        <td><table border="0" cellpadding="5" cellspacing="0" bgcolor="#FFFFFF">
           <form action="salam.php" method="post">
             <tr>
               <td align="right">Nama : </td>
               <td><input name="nama" type="text" size="20" maxlength="20" /></td>
             </tr>
             <tr bgcolor="#FFFFCC">
               <td align="right" valign="top">Pekerjaan : </td>
               <td valign="top">
                 <select name="select" size="4" multiple="multiple">
                   <option>- Pilih -</option>
                   <option value="pns">Pegawai Negeri Sipil</option>
                   <option value="abri">ABRI</option>
                   <option value="wiraswasta">Wiraswasta</option>
                   <option value="karyawan">Karyawan</option>
                   <option value="pengajar">Pengajar</option>
                   <option value="dosen">Dosen</option>
                   <option value="pensiunan">Pensiunan</option>
                   <option value="lainnya">Lainnya</option>
                 </select>
               </td>
             </tr>
             <tr>
               <td align="right">&nbsp;</td>
               <td><input type="submit" name="submit" value="Submit" />
                   <input type="reset" name="reset" value="Reset" /></td>
             </tr>
           </form>
         </table>
        </td>
       </tr>
      </table>
     </body>
    </html>

    Pada browser akan ditampilkan sebagai berikut :membuat-form_08

    Membuat Hidden Field

    Hidden Field adalah form rahasia yang tidak dapat dilihat oleh pengunjung, namun dikirimkan bersamaan dengan form isian. Fungsi utama hidden field adalah untuk memberi keleluasaan kepada pemilik website untuk melakukan pengecekan terhadap halaman-halaman yang dikelolanya. Hidden Field ditulis dengan Tag <input type=”hidden”>. Atribut yang bisa ditambahkan adalah:

    • name sebagai nama variable.
    • value sebagai nilai pada variable yang disebutkan pada atribut name.

    Contoh penggunaan Hidden Field adalah sebagai berikut:

    <html>
     <head>
      <title>Membuat Form</title>
     </head>
     <body>
      <table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" bgcolor="#000000">
       <tr>
        <td>
         <table border="0" cellpadding="5" cellspacing="0" bgcolor="#FFFFFF">
          <form action="salam.php" method="post">
           <tr>
            <td align="right">Nama : </td>
            <td><input name="nama" type="text" size="20" maxlength="20" /></td>
           </tr>
           <tr>
            <td>
    
              <input name="customer" type="hidden" value="http://www.kursusprivat.com" />
    
            </td>
            <td><input type="submit" name="submit" value="Submit" />
             <input type="reset" name="reset" value="Reset" /></td>
           </tr>
          </form>
         </table>
        </td>
       </tr>
      </table>
     </body>
    </html>

    Pada browser akan ditampilkan sebagai berikut :membuat-form_09

    Membuat File Field

    File Field adalah input text yang dapat diisi dengan nama file dan folder. File Field disediakan bagi pengunjung untuk melakukan proses upload (memindahkan file dari komputer ke internet). Pengunjung dapat memilih file yang akan diupload dengan menekan tombol yang disediakan. Setelah file siap untuk diupload, maka pengunjung dapat melakukan proses upload dengan menekan tombol submit.

    File Field ditulis dengan Tag <input type=”file”>. Atribut yang bisa ditambahkan adalah:

    • name sebagai nama variable yang menampung pilihan pengunjung.
    • size untuk menentukan jumlah teks yang dapat ditampilkan dalam File Field.
    • maxlength untuk menentukan jumlah karakter maksimal yang dapat dimuat pada File Field.

    Penggunaan File Field akan berdampak pada sistem pengiriman data. Data yang biasanya hanya berupa teks, sekarang bertambah menjadi dua jenis data yakni teks dan file. Oleh karena itu, pada Tag <form> harus ditambahkan dengan atribut enctype=”multipart/form-data”.

    Contoh penggunaan File Field adalah sebagai berikut:

    <html>
     <head>
      <title>Membuat Form</title>
     </head>
     <body>
      <table border="0" cellpadding="2" cellspacing="0" bgcolor="#000000">
       <tr>
        <td>
         <table border="0" cellpadding="5" cellspacing="0" bgcolor="#FFFFFF">
             <form action="salam.php" method="post" enctype="multipart/form-data">
               <tr>
                 <td align="right">Nama : </td>
                 <td><input name="nama" type="text" size="20" maxlength="20" /></td>
               </tr>
               <tr bgcolor="#FFFFCC">
                 <td align="right" valign="top">Foto : </td>
                 <td valign="top">
    
                   <input name="file" type="file" size="20" maxlength="50" />
                 </td>
               </tr>
               <tr>
                 <td align="right">&nbsp;</td>
                 <td><input type="submit" name="submit" value="Submit" />
                     <input type="reset" name="reset" value="Reset" /></td>
               </tr>
             </form>
         </table>
        </td>
       </tr>
      </table>
     </body>
    </html>

    Pada browser akan ditampilkan sebagai berikut :membuat-form_10
    Demikian penjelasan mengenai topik Membuat Form. Kita lanjutkan di topik bahasan selanjutnya.■

    Advertisements

    Membuat Website Itu Mudah (Bagian XI – Karakter Khusus)

    Karakter Khusus atau Special Character adalah huruf di luar yang biasa dipergunakan untuk menulis dan membaca. Tanda baca selain titik dan koma termasuk pada karakter khusus, selain itu huruf Yunani, kode matematika, huruf Latin yang diberi tanda tambahan juga menjadi karakter khusus yang dapat dipanggil melalui kode HTML. Berikut ini daftar karakter khusus beserta kodenya :

    ID Kode Keterangan
    Á & #193; &Aacute; latin capital letter A with acute
    á & #225; &aacute; latin small letter a with acute
    â & #226; &acirc; latin small letter a with circumflex
    Â & #194; &Acirc; latin capital letter A with circumflex
    ´ & #180; &acute; acute accent
    æ & #230; &aelig; latin small letter ae
    Æ & #198; &AElig; latin capital letter AE
    À & #192; &Agrave; latin capital letter A with grave
    à & #224; &agrave; latin small letter a with grave
    & #8501; &alefsym; alef symbol
    Α & #913; &Alpha; greek capital letter alpha
    α & #945; &alpha; greek small letter alpha
    & & #38; &amp; ampersand
    & #8743; &and; logical and
    & #8736; &ang; angle
    å & #229; &aring; latin small letter a with ring above
    Å & #197; &Aring; latin capital letter A with ring above
    & #8776; &asymp; almost equal to
    Ã & #195; &Atilde; latin capital letter A with tilde
    ã & #227; &atilde; latin small letter a with tilde
    Ä & #196; &Auml; latin capital letter A with diaeresis
    ä & #228; &auml; latin small letter a with diaeresis
    & #8222; &bdquo; double low-9 quotation mark
    Β & #914; &Beta; greek capital letter beta
    β & #946; &beta; greek small letter beta
    ¦ & #166; &brvbar; broken bar
    & #8226; &bull; bullet
    & #8745; &cap; intersection
    Ç & #199; &Ccedil; latin capital letter C with cedilla
    ç & #231; &ccedil; latin small letter c with cedilla
    ¸ & #184; &cedil; cedilla
    ¢ & #162; &cent; cent sign
    χ & #967; &chi; greek small letter chi
    Χ & #935; &Chi; greek capital letter chi
    ˆ & #710; &circ; modifier letter circumflex accent
    & #9827; &clubs; black club suit
    & #8773; &cong; approximately equal to
    © & #169; &copy; copyright sign
    & #8629; &crarr; downwards arrow with corner leftwards
    & #8746; &cup; union
    ¤ & #164; &curren; currency sign
    & #8224; &dagger; dagger
    & #8225; &Dagger; double dagger
    & #8659; &dArr; downwards double arrow
    & #8595; &darr; downwards arrow
    ° & #176; &deg; degree sign
    Δ & #916; &Delta; greek capital letter delta
    δ & #948; &delta; greek small letter delta
    & #9830; &diams; black diamond suit
    ÷ & #247; &divide; division sign
    é & #233; &eacute; latin small letter e with acute
    É & #201; &Eacute; latin capital letter E with acute
    Ê & #202; &Ecirc; latin capital letter E with circumflex
    ê & #234; &ecirc; latin small letter e with circumflex
    è & #232; &egrave; latin small letter e with grave
    È & #200; &Egrave; latin capital letter E with grave
    & #8709; &empty; empty set
    & #8195; &emsp; em space
    & #8194; &ensp; en space
    ε & #949; &epsilon; greek small letter epsilon
    Ε & #917; &Epsilon; greek capital letter epsilon
    & #8801; &equiv; identical to
    Η & #919; &Eta; greek capital letter eta
    η & #951; &eta; greek small letter eta
    ð & #240; &eth; latin small letter eth
    Ð & #208; &ETH; latin capital letter ETH
    ë & #235; &euml; latin small letter e with diaeresis
    Ë & #203; &Euml; latin capital letter E with diaeresis
    & #8364; &euro; euro sign
    & #8707; &exist; there exists
    ƒ & #402; &fnof; latin small f with hook
    & #8704; &forall; for all
    ½ & #189; &frac12; vulgar fraction one half
    ¼ & #188; &frac14; vulgar fraction one quarter
    ¾ & #190; &frac34; vulgar fraction three quarters
    & #8260; &frasl; fraction slash
    Γ & #915; &Gamma; greek capital letter gamma
    γ & #947; &gamma; greek small letter gamma
    & #8805; &ge; greater-than or equal to
    > & #62; &gt; greater-than sign
    & #8660; &hArr; left right double arrow
    & #8596; &harr; left right arrow
    & #9829; &hearts; black heart suit
    & #8230; &hellip; horizontal ellipsis
    í & #237; &iacute; latin small letter i with acute
    Í & #205; &Iacute; latin capital letter I with acute
    î & #238; &icirc; latin small letter i with circumflex
    Î & #206; &Icirc; latin capital letter I with circumflex
    ¡ & #161; &iexcl; inverted exclamation mark
    Ì & #204; &Igrave; latin capital letter I with grave
    ì & #236; &igrave; latin small letter i with grave
    & #8465; &image; blackletter capital I
    & #8734; &infin; infinity
    & #8747; &int; integral
    Ι & #921; &Iota; greek capital letter iota
    ι & #953; &iota; greek small letter iota
    ¿ & #191; &iquest; inverted question mark
    & #8712; &isin; element of
    Ï & #207; &Iuml; latin capital letter I with diaeresis
    ï & #239; &iuml; latin small letter i with diaeresis
    Κ & #922; &Kappa; greek capital letter kappa
    κ & #954; &kappa; greek small letter kappa
    λ & #955; &lambda; greek small letter lambda
    Λ & #923; &Lambda; greek capital letter lambda
    & #9001; &lang; left-pointing angle bracket
    « & #171; &laquo; left-pointing double angle quotation mark
    & #8592; &larr; leftwards arrow
    & #8656; &lArr; leftwards double arrow
    & #8968; &lceil; left ceiling
    & #8220; &ldquo; left double quotation mark
    & #8804; &le; less-than or equal to
    & #8970; &lfloor; left floor
    & #8727; &lowast; asterisk operator
    & #9674; &loz; lozenge
    & #8206; &lrm; left-to-right mark
    & #8249; &lsaquo; single left-pointing angle quotation mark
    & #8216; &lsquo; left single quotation mark
    < & #60; &lt; less-than sign
    ¯ & #175; &macr; macron
    & #8212; &mdash; em dash
    µ & #181; &micro; micro sign
    · & #183; &middot; middle dot
    & #8722; &minus; minus sign
    Μ & #924; &Mu; greek capital letter mu
    μ & #956; &mu; greek small letter mu
    & #8711; &nabla; nabla
    & #160; &nbsp; no-break space
    & #8211; &ndash; en dash
    & #8800; &ne; not equal to
    & #8715; &ni; contains as member
    ¬ & #172; &not; not sign
    & #8713; &notin; not an element of
    & #8836; &nsub; not a subset of
    ñ & #241; &ntilde; latin small letter n with tilde
    Ñ & #209; &Ntilde; latin capital letter N with tilde
    Ν & #925; &Nu; greek capital letter nu
    ν & #957; &nu; greek small letter nu
    ó & #243; &oacute; latin small letter o with acute
    Ó & #211; &Oacute; latin capital letter O with acute
    Ô & #212; &Ocirc; latin capital letter O with circumflex
    ô & #244; &ocirc; latin small letter o with circumflex
    Π& #338; &OElig; latin capital ligature OE
    œ & #339; &oelig; latin small ligature oe
    ò & #242; &ograve; latin small letter o with grave
    Ò & #210; &Ograve; latin capital letter O with grave
    & #8254; &oline; overline
    ω & #969; &omega; greek small letter omega
    Ω & #937; &Omega; greek capital letter omega
    Ο & #927; &Omicron; greek capital letter omicron
    ο & #959; &omicron; greek small letter omicron
    & #8853; &oplus; circled plus
    & #8744; &or; logical or
    ª & #170; &ordf; feminine ordinal indicator
    º & #186; &ordm; masculine ordinal indicator
    Ø & #216; &Oslash; latin capital letter O with stroke
    ø & #248; &oslash; latin small letter o with stroke
    Õ & #213; &Otilde; latin capital letter O with tilde
    õ & #245; &otilde; latin small letter o with tilde
    & #8855; &otimes; circled times
    Ö & #214; &Ouml; latin capital letter O with diaeresis
    ö & #246; &ouml; latin small letter o with diaeresis
    & #182; &para; pilcrow sign
    & #8706; &part; partial differential
    & #8240; &permil; per mille sign
    & #8869; &perp; up tack
    φ & #966; &phi; greek small letter phi
    Φ & #934; &Phi; greek capital letter phi
    Π & #928; &Pi; greek capital letter pi
    π & #960; &pi; greek small letter pi
    ϖ & #982; &piv; greek pi symbol
    ± & #177; &plusmn; plus-minus sign
    £ & #163; &pound; pound sign
    & #8243; &Prime; double prime
    & #8242; &prime; prime
    & #8719; &prod; n-ary product
    & #8733; &prop; proportional to
    ψ & #968; &psi; greek small letter psi
    Ψ & #936; &Psi; greek capital letter psi
    & #34; &quot; quotation mark
    & #8730; &radic; square root
    & #9002; &rang; right-pointing angle bracket
    » & #187; &raquo; right-pointing double angle quotation mark
    & #8658; &rArr; rightwards double arrow
    & #8594; &rarr; rightwards arrow
    & #8969; &rceil; right ceiling
    & #8221; &rdquo; right double quotation mark
    & #8476; &real; blackletter capital R
    ® & #174; &reg; registered sign
    & #8971; &rfloor; right floor
    Ρ & #929; &Rho; greek capital letter rho
    ρ & #961; &rho; greek small letter rho
    & #8207; &rlm; right-to-left mark
    & #8250; &rsaquo; single right-pointing angle quotation mark
    & #8217; &rsquo; right single quotation mark
    & #8218; &sbquo; single low-9 quotation mark
    Š & #352; &Scaron; latin capital letter S with caron
    š & #353; &scaron; latin small letter s with caron
    & #8901; &sdot; dot operator
    § & #167; &sect; section sign
    ­ & #173; &shy; soft hyphen
    Σ & #931; &Sigma; greek capital letter sigma
    σ & #963; &sigma; greek small letter sigma
    ς & #962; &sigmaf; greek small letter final sigma
    & #8764; &sim; tilde operator
    & #9824; &spades; black spade suit
    & #8834; &sub; subset of
    & #8838; &sube; subset of or equal to
    & #8721; &sum; n-ary sumation
    & #8835; &sup; superset of
    ¹ & #185; &sup1; superscript one
    ² & #178; &sup2; superscript two
    ³ & #179; &sup3; superscript three
    & #8839; &supe; superset of or equal to
    ß & #223; &szlig; latin small letter sharp s
    Τ & #932; &Tau; greek capital letter tau
    τ & #964; &tau; greek small letter tau
    & #8756; &there4; therefore
    Θ & #920; &Theta; greek capital letter theta
    θ & #952; &theta; greek small letter theta
    ϑ & #977; &thetasym; greek small letter theta symbol
    & #8201; &thinsp; thin space
    Þ & #222; &THORN; latin capital letter THORN
    þ & #254; &thorn; latin small letter thorn with
    ˜ & #732; &tilde; small tilde
    × & #215; &times; multiplication sign
    & #8482; &trade; trade mark sign
    ú & #250; &uacute; latin small letter u with acute
    Ú & #218; &Uacute; latin capital letter U with acute
    & #8657; &uArr; upwards double arrow
    & #8593; &uarr; upwards arrow
    û & #251; &ucirc; latin small letter u with circumflex
    Û & #219; &Ucirc; latin capital letter U with circumflex
    Ù & #217; &Ugrave; latin capital letter U with grave
    ù & #249; &ugrave; latin small letter u with grave
    ¨ & #168; &uml; diaeresis
    ϒ & #978; &upsih; greek upsilon with hook symbol
    υ & #965; &upsilon; greek small letter upsilon
    Υ & #933; &Upsilon; greek capital letter upsilon
    ü & #252; &uuml; latin small letter u with diaeresis
    Ü & #220; &Uuml; latin capital letter U with diaeresis
    & #8472; &weierp; script capital P
    ξ & #958; &xi; greek small letter xi
    Ξ & #926; &Xi; greek capital letter xi
    ý & #253; &yacute; latin small letter y with acute
    Ý & #221; &Yacute; latin capital letter Y with acute
    ¥ & #165; &yen; yen sign
    ÿ & #255; &yuml; latin small letter y with diaeresis
    Ÿ & #376; &Yuml; latin capital letter Y with diaeresis
    Ζ & #918; &Zeta; greek capital letter zeta
    ζ & #950; &zeta; greek small letter zeta
    & #8205; &zwj; zero width joiner
    & #8204; &zwnj; zero width non-joiner
    & #9632;

    Kita lanjutkan di topik bahasan selanjutnya.■

    MEMBUAT FUNGSI TANGGAL

    Menambahkan nama hari, tanggal, nama bulan, dan tahun secara real-time pada sebuah website sesuai dengan hari, tanggal, bulan, dan tahun saat ini, dapat dilakukan dengan menggunakan script PHP.Informasi waktu yang ditampilkan tersebut diambil dari fungsi clock yang ada di setiap komputer. Oleh karena itu, waktu yang ditampilkan pada website akan mengacu pada komputer penggunanya masing-masing dan bukan pada waktu server di mana file tersebut disimpan. Dengan demikian, waktu yang ditampilkan akan berbeda-beda tergantung pada waktu di komputernya masing-masing.

    Dalam bahasa pemrograman PHP terdapat sebuah fungsi yang dapat dipergunakan untuk memanggil format waktu secara lengkap, misalnya: tahun, bulan, minggu, tanggal, hari, jam, menit, detik, dsb. Fungsi tersebut adalah date(). Di dalam fungsi date semua informasi mengenai waktu tersimpan lengkap. Namun, semua informasi waktu ditulis dengan angka sehingga untuk menampilkannya dalam huruf harus dibuat programnya.

    Untuk mengetahui informasi mengenai waktu, maka kita dapat menuliskan fungsi date dengan menyebutkan format waktu yang kita minta:

    date(string_format)

    Tabel di bawah ini memperlihatkan bagaimana format waktu yang akan dihasilkan jika kita memasukkan nilai argumennya sebagai berikut :

    Argumen Nilai hasil
    a “am” atau “pm”
    A “AM” atau “PM”
    d Tanggal sekarang dari “01” sampai dengan “31”
    D Nama hari dari “Sun” sampai dengan “Sat”
    F Nama bulan dari “January” sampai dengan “December”
    g Jam sekarang dari “1” sampai dengan “12”
    G Jam sekarang dari “0” sampai dengan “23”
    h Jam sekarang dari “01” sampai dengan “12”
    H Jam sekarang dari “00” sampai dengan “23”
    i Menit sekarang dari “00” sampai dengan “59”
    I Daylight saving time : “1” jika True, “0” jika false
    J Tanggal sekarang dari “1” sampai dengan “31”
    l Nama hari dari “Sunday” sampai dengan “Saturday”
    L Tahun kabisat : “1” jika True, “0” jika false
    m Kode bulan dari “01” sampai dengan “12”
    M Nama bulan dari “Jan” sampai dengan “Dec”
    N Kode bulan dari “1” sampai dengan “12”
    R Format tanggal RFC 822
    s Detik sekarang dari “00” sampai dengan “59”
    S Akhiran “th” atau “nd”
    t Jumlah hari pada bulan sekarang
    T Format timezone pada komputer, misalnya “Pacific Standard Time”
    w Kode hari dari “0” (Minggu) sampai dengan “7” (Sabtu)
    y Tahun sekarang dalam 2 digit
    Y Tahun sekarang dalam 4 digit
    z Tanggal dalam tahun dari “1” sampai dengan “365”

    Dengan menggunakan fungsi date( ) kita dapat menuliskan beberapa baris perintah sederhana untuk menampilkan format waktu sesuai dengan yang kita inginkan, misalnya sebagai berikut :

    <?
    
      $tampil1 = date('D, d F Y');
      echo "date('D, d F Y') => $tampil1<br><br>";
    
      $tampil2 = date('h : i : s A');
      echo "date('h : i : s A') => $tampil2<br><br>";
    
      $tampil3 = date('F dS, y');
      echo "date('F dS, y') => $tampil3<br><br>";
    
      $tampil4 = date('T');
      echo "date('T') => $tampil4"; 
    
    ?>

    Jika script tersebut dijalankan pada browser, maka tampilannya adalah sebagai berikut:

    fungsi-tanggal-01

    Hari dan Tanggal Format Indonesia

    Mengingat nama hari dan nama bulan pada bahasa Indonesia berbeda dengan nama hari dan nama bulan dalam bahasa Inggris, maka kita harus mengubahnya dengan memanfaatkan kode hari yang kemudian diubah menjadi nama hari dalam bahasa Indonesia. Demikian halnya dengan nama bulan, kita dapat memanfaatkan kode bulan dan kemudian mengubahnya menjadi nama bulan dalam bahasa Indonesia.

    Fungsi date( ) yang argumennya ditambahkan fungsi time( ) akan menghasilkan fungsi penghitung waktu dalam satuan detik dengan nilai balik bertipe integer. Dengan demikian, pengolahan tipe data dapat lebih mudah dilakukan.

    Script fungsi waktu untuk memperlihatkan hari, tanggal, bulan, dan tahun dalam format Indonesia adalah sebagai berikut:

    01 <?
    02
    03   hari_ini();
    04
    05   function hari_ini(){
    06     $hari    = date(w, time());
    07     $tanggal = date(d, time());
    08     $bulan   = date(m, time());
    09     $tahun   = date(Y, time());
    10
    11     //mengubah kode hari dari angka menjadi nama hari
    12     if($hari==0){
    13       $hari = "Minggu";
    14     } else if($hari==1){
    15       $hari = "Senin";
    16     } else if($hari==2){
    17       $hari = "Selasa";
    18     } else if($hari==3){
    19       $hari = "Rabu";
    20     } else if($hari==4){
    21       $hari = "Kamis";
    22     } else if($hari==5){
    23       $hari = "Jumat";
    24     } else if($hari==6){
    25       $hari = "Sabtu";
    26     }
    27
    28     //mengubah kode bulan dari angka menjadi nama bulan
    29     if($bulan==01){
    30       $bulan = "Januari";
    31     } else if($bulan==02){
    32       $bulan = "Februari";
    33     } else if($bulan==03){
    34       $bulan = "Maret";
    35     } else if($bulan==04){
    36       $bulan = "April";
    37     } else if($bulan==05){
    38       $bulan = "Mei";
    39     } else if($bulan==06){
    40       $bulan = "Juni";
    41     } else if($bulan==07){
    42       $bulan = "Juli";
    43     } else if($bulan==08){
    44       $bulan = "Agustus";
    45     } else if($bulan==09){
    46       $bulan = "September";
    47     } else if($bulan==10){
    48       $bulan = "Oktober";
    49     } else if($bulan==11){
    50       $bulan = "Nopember";
    51     } else if($bulan==12){
    52       $bulan = "Desember";
    53     }
    54
    55     //menampilkan hari, tanggal, bulan, dan tahun
    56     echo "$hari, $tanggal $bulan $tahun";
    57   }
    58
    59 ?>

    Tampilan hasil akhir dari script di atas dapat dilihat di halaman depan alamat berikut ini:

    www.kursusprivat.com

    Demikian penjelasan mengenai fungsi tanggal dalam PHP, semoga bermanfaat. ■